Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia
Penerbitan buku ini dimaksudkan sebagai bahan refleksi tentang kondisi zonasi Taman Nasional (TN) pada saat ini. Penerbitan buku ini diharapkan juga dapat memberi sumbangan pada wacana yang masih terus bergulir tentang zonasi TN, terutama zona khusus, sehingga membantu mencapai mimpi keseimbangan an...
| Autores principales: | , , , , , , , , , |
|---|---|
| Formato: | Libro |
| Lenguaje: | indonesio |
| Publicado: |
Center for International Forestry Research
2010
|
| Materias: | |
| Acceso en línea: | https://hdl.handle.net/10568/20460 |
| _version_ | 1855539683332718592 |
|---|---|
| author | Moeliono, M. Limberg, G. Minnigh, P. Mulyana, A. Indriatmoko, Y. Utomo, N.A. Saparuddin Hamzah, A. Iwan, R. Purwanto, E. |
| author_browse | Hamzah, A. Indriatmoko, Y. Iwan, R. Limberg, G. Minnigh, P. Moeliono, M. Mulyana, A. Purwanto, E. Saparuddin Utomo, N.A. |
| author_facet | Moeliono, M. Limberg, G. Minnigh, P. Mulyana, A. Indriatmoko, Y. Utomo, N.A. Saparuddin Hamzah, A. Iwan, R. Purwanto, E. |
| author_sort | Moeliono, M. |
| collection | Repository of Agricultural Research Outputs (CGSpace) |
| description | Penerbitan buku ini dimaksudkan sebagai bahan refleksi tentang kondisi zonasi Taman Nasional (TN) pada saat ini. Penerbitan buku ini diharapkan juga dapat memberi sumbangan pada wacana yang masih terus bergulir tentang zonasi TN, terutama zona khusus, sehingga membantu mencapai mimpi keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah-langkah yang diusulkan dalam mengembangkan konsep dan menetapkan serta mengelola zona khusus di TN dimaksudkan sebagai penjabaran dan masukan bagi perbaikan aturan yang tercantum dalam Permenhut No.P.19/Menhut-II/2004 dan Permenhut No.P.56/Menhut-II/2006. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman lapangan dan diskusi dengan sejumlah pihak yang peduli terhadap TN Kutai sambil mencoba mencari dan mengembangkan pendekatan yang dapat mengakomodir kepentingan konservasi dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di dalam TN Kutai. Mengingat kondisi di setiap TN berbeda-beda dan unik, tidak mungkin membuat panduan yang dapat diterapkan di seluruh Indonesia. Panduan ini lebih berupa keinginan membagi pengalaman tentang proses yang dilewati dengan contoh lapangan sebagai ilustrasi. Dengan kata lain, panduan ini mengemukakan pendekatan untuk mencari solusi yang akan berbeda di tiap TN. |
| format | Libro |
| id | CGSpace20460 |
| institution | CGIAR Consortium |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2010 |
| publishDateRange | 2010 |
| publishDateSort | 2010 |
| publisher | Center for International Forestry Research |
| publisherStr | Center for International Forestry Research |
| record_format | dspace |
| spelling | CGSpace204602025-01-24T14:20:45Z Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia Moeliono, M. Limberg, G. Minnigh, P. Mulyana, A. Indriatmoko, Y. Utomo, N.A. Saparuddin Hamzah, A. Iwan, R. Purwanto, E. conservation policies governance Penerbitan buku ini dimaksudkan sebagai bahan refleksi tentang kondisi zonasi Taman Nasional (TN) pada saat ini. Penerbitan buku ini diharapkan juga dapat memberi sumbangan pada wacana yang masih terus bergulir tentang zonasi TN, terutama zona khusus, sehingga membantu mencapai mimpi keseimbangan antara pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah-langkah yang diusulkan dalam mengembangkan konsep dan menetapkan serta mengelola zona khusus di TN dimaksudkan sebagai penjabaran dan masukan bagi perbaikan aturan yang tercantum dalam Permenhut No.P.19/Menhut-II/2004 dan Permenhut No.P.56/Menhut-II/2006. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman lapangan dan diskusi dengan sejumlah pihak yang peduli terhadap TN Kutai sambil mencoba mencari dan mengembangkan pendekatan yang dapat mengakomodir kepentingan konservasi dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di dalam TN Kutai. Mengingat kondisi di setiap TN berbeda-beda dan unik, tidak mungkin membuat panduan yang dapat diterapkan di seluruh Indonesia. Panduan ini lebih berupa keinginan membagi pengalaman tentang proses yang dilewati dengan contoh lapangan sebagai ilustrasi. Dengan kata lain, panduan ini mengemukakan pendekatan untuk mencari solusi yang akan berbeda di tiap TN. 2010 2012-06-04T09:13:23Z 2012-06-04T09:13:23Z Book https://hdl.handle.net/10568/20460 id Open Access Center for International Forestry Research Moeliono, M., Limberg, G., Minnigh, P., Mulyana, A., Indriatmoko, Y., Utomo, N.A., Saparuddin, Hamzah, Iwan, R., Purwanto, E. 2010. Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia . Bogor, Indonesia, Center for International Forestry Research (CIFOR). 86p ISBN: 978-602-8693-18-9.. |
| spellingShingle | conservation policies governance Moeliono, M. Limberg, G. Minnigh, P. Mulyana, A. Indriatmoko, Y. Utomo, N.A. Saparuddin Hamzah, A. Iwan, R. Purwanto, E. Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title | Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title_full | Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title_fullStr | Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title_full_unstemmed | Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title_short | Meretas kebuntuan: konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi Taman Nasional di Indonesia |
| title_sort | meretas kebuntuan konsep dan panduan pengembangan zona khusus bagi taman nasional di indonesia |
| topic | conservation policies governance |
| url | https://hdl.handle.net/10568/20460 |
| work_keys_str_mv | AT moelionom meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT limbergg meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT minnighp meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT mulyanaa meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT indriatmokoy meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT utomona meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT saparuddin meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT hamzaha meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT iwanr meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia AT purwantoe meretaskebuntuankonsepdanpanduanpengembanganzonakhususbagitamannasionaldiindonesia |