Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1

Pada tahun 2019, jumlah sumur bor di wilayah hilir DAS Rejoso mencapai kurang lebih 600 titik. Hampir semuanya tanpa kran. Air mengalir terus-menerus dari sumur-sumur bor tersebut selama 24 jam sehari walau sedang tidak digunakan. Kebocoran di dalam tanah menyebabkan air keluar tetapi tidak dapat di...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Tanika, L., Fadillah, A., Khasanah, N., Endah, C.
Format: Brochure
Language:Indonesian
Published: World Agroforestry Centre 2020
Subjects:
Online Access:https://hdl.handle.net/10568/113309
_version_ 1855526320354623488
author Tanika, L.
Fadillah, A.
Khasanah, N.
Endah, C.
author_browse Endah, C.
Fadillah, A.
Khasanah, N.
Tanika, L.
author_facet Tanika, L.
Fadillah, A.
Khasanah, N.
Endah, C.
author_sort Tanika, L.
collection Repository of Agricultural Research Outputs (CGSpace)
description Pada tahun 2019, jumlah sumur bor di wilayah hilir DAS Rejoso mencapai kurang lebih 600 titik. Hampir semuanya tanpa kran. Air mengalir terus-menerus dari sumur-sumur bor tersebut selama 24 jam sehari walau sedang tidak digunakan. Kebocoran di dalam tanah menyebabkan air keluar tetapi tidak dapat dimanfaatkan. Bila demikian, sampai kapan cadangan air dalam tanah bisa bertahan? Gerakan Rejoso Kita mengajak masyarakat agar mengikuti prosedur pembangunan sumur bor yang benar agar air bisa dihemat dan tidak terbuang percuma.
format Brochure
id CGSpace113309
institution CGIAR Consortium
language Indonesian
publishDate 2020
publishDateRange 2020
publishDateSort 2020
publisher World Agroforestry Centre
publisherStr World Agroforestry Centre
record_format dspace
spelling CGSpace1133092021-04-14T00:43:39Z Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1 Tanika, L. Fadillah, A. Khasanah, N. Endah, C. watershed management landscape conservation Pada tahun 2019, jumlah sumur bor di wilayah hilir DAS Rejoso mencapai kurang lebih 600 titik. Hampir semuanya tanpa kran. Air mengalir terus-menerus dari sumur-sumur bor tersebut selama 24 jam sehari walau sedang tidak digunakan. Kebocoran di dalam tanah menyebabkan air keluar tetapi tidak dapat dimanfaatkan. Bila demikian, sampai kapan cadangan air dalam tanah bisa bertahan? Gerakan Rejoso Kita mengajak masyarakat agar mengikuti prosedur pembangunan sumur bor yang benar agar air bisa dihemat dan tidak terbuang percuma. 2020-03-31 2021-04-14T00:40:11Z 2021-04-14T00:40:11Z Brochure https://hdl.handle.net/10568/113309 id Open Access World Agroforestry Centre Tanika, L., Fadillah, A., Khasanah, N., Endah, C. 2020. Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1. https://apps.worldagroforestry.org/region/sea/publications/detail?pubID=4645
spellingShingle watershed management
landscape conservation
Tanika, L.
Fadillah, A.
Khasanah, N.
Endah, C.
Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title_full Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title_fullStr Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title_full_unstemmed Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title_short Pedoman Pembangunan Sumur Bor (Artesis). Lembar Informasi Gerakan Rejoso Kita No. 1
title_sort pedoman pembangunan sumur bor artesis lembar informasi gerakan rejoso kita no 1
topic watershed management
landscape conservation
url https://hdl.handle.net/10568/113309
work_keys_str_mv AT tanikal pedomanpembangunansumurborartesislembarinformasigerakanrejosokitano1
AT fadillaha pedomanpembangunansumurborartesislembarinformasigerakanrejosokitano1
AT khasanahn pedomanpembangunansumurborartesislembarinformasigerakanrejosokitano1
AT endahc pedomanpembangunansumurborartesislembarinformasigerakanrejosokitano1