Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu

Meningkatnya laju deforestasi secara signifikan selama kurun waktu 1970-an sampai tahun 2000-an berdampak pada semakin tingginya desakan terhadap penegakan hukum kejahatan kehutanan yang lebih efektif dan komprehensif. Umumnya penanganan tindak pidana di bidang kehutanan hanya diproses berdasarkan k...

Full description

Bibliographic Details
Main Authors: Santoso, T., Chandra, R., Sinaga, A.C., Muhajir, M., Mardiah, S.
Format: Libro
Language:Indonesian
Published: Center for International Forestry Research 2011
Subjects:
Online Access:https://hdl.handle.net/10568/20759
_version_ 1855514583750410240
author Santoso, T.
Chandra, R.
Sinaga, A.C.
Muhajir, M.
Mardiah, S.
author_browse Chandra, R.
Mardiah, S.
Muhajir, M.
Santoso, T.
Sinaga, A.C.
author_facet Santoso, T.
Chandra, R.
Sinaga, A.C.
Muhajir, M.
Mardiah, S.
author_sort Santoso, T.
collection Repository of Agricultural Research Outputs (CGSpace)
description Meningkatnya laju deforestasi secara signifikan selama kurun waktu 1970-an sampai tahun 2000-an berdampak pada semakin tingginya desakan terhadap penegakan hukum kejahatan kehutanan yang lebih efektif dan komprehensif. Umumnya penanganan tindak pidana di bidang kehutanan hanya diproses berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Kehutanan. Beberapa laporan dan hasil studi menyebutkan bahwa penanganan tersebut kurang efektif dalam menghentikan tindak pidana kehutanan. Untuk itu dibutuhkan suatu pendekatan penanganan tindak pidana yang lebih efektif yang diharapkan mampu menguatkan upaya hukum penanganan kejahatan kehutanan. Beranjak dari kebutuhan tersebut maka CIFOR melalui studi Integrated Law Enforcement Approach (ILEA) atau Pendekatan Penegakan Hukum Terpadu mendorong pendekatan baru yang terpadu untuk menjerat aktor utama pelaku kejahatan kehutanan. Studi ILEA ini mendorong penggunaan perangkat anti korupsi dan anti pencucian uang untuk penanganan kejahatan kehutanan. Dalam buku ini, beberapa hal penting mengenai pendekatan ILEA dibahas dengan harapan dapat memberikan wawasan dan panduan bagi penegakan hukum untuk menanggulangi kejahatan di bidang kehutanan. Pembahasan buku ini menitikberatkan pada bagaimana penggunaan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dapat dilakukan untuk menangani kejahatan di bidang kehutanan
format Libro
id CGSpace20759
institution CGIAR Consortium
language Indonesian
publishDate 2011
publishDateRange 2011
publishDateSort 2011
publisher Center for International Forestry Research
publisherStr Center for International Forestry Research
record_format dspace
spelling CGSpace207592025-01-24T14:11:56Z Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu Santoso, T. Chandra, R. Sinaga, A.C. Muhajir, M. Mardiah, S. illegal logging policy research governance corruption deforestation Meningkatnya laju deforestasi secara signifikan selama kurun waktu 1970-an sampai tahun 2000-an berdampak pada semakin tingginya desakan terhadap penegakan hukum kejahatan kehutanan yang lebih efektif dan komprehensif. Umumnya penanganan tindak pidana di bidang kehutanan hanya diproses berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Kehutanan. Beberapa laporan dan hasil studi menyebutkan bahwa penanganan tersebut kurang efektif dalam menghentikan tindak pidana kehutanan. Untuk itu dibutuhkan suatu pendekatan penanganan tindak pidana yang lebih efektif yang diharapkan mampu menguatkan upaya hukum penanganan kejahatan kehutanan. Beranjak dari kebutuhan tersebut maka CIFOR melalui studi Integrated Law Enforcement Approach (ILEA) atau Pendekatan Penegakan Hukum Terpadu mendorong pendekatan baru yang terpadu untuk menjerat aktor utama pelaku kejahatan kehutanan. Studi ILEA ini mendorong penggunaan perangkat anti korupsi dan anti pencucian uang untuk penanganan kejahatan kehutanan. Dalam buku ini, beberapa hal penting mengenai pendekatan ILEA dibahas dengan harapan dapat memberikan wawasan dan panduan bagi penegakan hukum untuk menanggulangi kejahatan di bidang kehutanan. Pembahasan buku ini menitikberatkan pada bagaimana penggunaan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Undang-Undang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dapat dilakukan untuk menangani kejahatan di bidang kehutanan 2011 2012-06-04T09:15:09Z 2012-06-04T09:15:09Z Book https://hdl.handle.net/10568/20759 id Open Access Center for International Forestry Research Santoso, T., Chandra, R., Sinaga, A.C., Muhajir, M., Mardiah, S. 2011. Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu . Bogor, Indonesia, Center for International Forestry Research (CIFOR). 89p ISBN: 978-602-8693-45-5..
spellingShingle illegal logging
policy research
governance
corruption
deforestation
Santoso, T.
Chandra, R.
Sinaga, A.C.
Muhajir, M.
Mardiah, S.
Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title_full Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title_fullStr Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title_full_unstemmed Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title_short Panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
title_sort panduan investigasi dan penuntutan dengan pendekatan hukum terpadu
topic illegal logging
policy research
governance
corruption
deforestation
url https://hdl.handle.net/10568/20759
work_keys_str_mv AT santosot panduaninvestigasidanpenuntutandenganpendekatanhukumterpadu
AT chandrar panduaninvestigasidanpenuntutandenganpendekatanhukumterpadu
AT sinagaac panduaninvestigasidanpenuntutandenganpendekatanhukumterpadu
AT muhajirm panduaninvestigasidanpenuntutandenganpendekatanhukumterpadu
AT mardiahs panduaninvestigasidanpenuntutandenganpendekatanhukumterpadu