Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan

Detalles Bibliográficos
Autores principales: Larson, A.M., Monterroso, I., Liswanti, N., Herawati, T., Banana, A.Y., Canturias, P., Rivera, K., Mwangi, E.
Formato: Brief
Lenguaje:indonesio
Publicado: Center for International Forestry Research 2019
Materias:
Acceso en línea:https://hdl.handle.net/10568/112670
_version_ 1855539908579426304
author Larson, A.M.
Monterroso, I.
Liswanti, N.
Herawati, T.
Banana, A.Y.
Canturias, P.
Rivera, K.
Mwangi, E.
author_browse Banana, A.Y.
Canturias, P.
Herawati, T.
Larson, A.M.
Liswanti, N.
Monterroso, I.
Mwangi, E.
Rivera, K.
author_facet Larson, A.M.
Monterroso, I.
Liswanti, N.
Herawati, T.
Banana, A.Y.
Canturias, P.
Rivera, K.
Mwangi, E.
author_sort Larson, A.M.
collection Repository of Agricultural Research Outputs (CGSpace)
format Brief
id CGSpace112670
institution CGIAR Consortium
language Indonesian
publishDate 2019
publishDateRange 2019
publishDateSort 2019
publisher Center for International Forestry Research
publisherStr Center for International Forestry Research
record_format dspace
spelling CGSpace1126702025-02-27T08:45:40Z Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan Larson, A.M. Monterroso, I. Liswanti, N. Herawati, T. Banana, A.Y. Canturias, P. Rivera, K. Mwangi, E. gender tenure local communities community forestry 2019-02-26 2021-03-08T08:45:50Z 2021-03-08T08:45:50Z Brief https://hdl.handle.net/10568/112670 id Open Access Center for International Forestry Research Larson, A.M., Monterroso, I., Liswanti, N., Herawati, T., Banana, A.Y., Canturias, P., Rivera, K., Mwangi, E. 2019. Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan. CIFOR Infobrief No. 258. Bogor, Indonesia: Center for International Forestry Research (CIFOR). https://doi.org/10.17528/cifor/007351
spellingShingle gender
tenure
local communities
community forestry
Larson, A.M.
Monterroso, I.
Liswanti, N.
Herawati, T.
Banana, A.Y.
Canturias, P.
Rivera, K.
Mwangi, E.
Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title_full Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title_fullStr Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title_full_unstemmed Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title_short Model-model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat: Kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak-hak dan tujuan-tujuan konservasi hutan
title_sort model model formalisasi lahan hutan adat dan masyarakat kebutuhan untuk mengintegrasikan mata pencaharian ke dalam hak hak dan tujuan tujuan konservasi hutan
topic gender
tenure
local communities
community forestry
url https://hdl.handle.net/10568/112670
work_keys_str_mv AT larsonam modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT monterrosoi modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT liswantin modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT herawatit modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT bananaay modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT canturiasp modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT riverak modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan
AT mwangie modelmodelformalisasilahanhutanadatdanmasyarakatkebutuhanuntukmengintegrasikanmatapencahariankedalamhakhakdantujuantujuankonservasihutan