Tengkawang sebagai ‘Perekat’ Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu: Pengalaman di DAS Labian-Leboyan
| Autores principales: | , , , , , |
|---|---|
| Formato: | Brief |
| Lenguaje: | indonesio |
| Publicado: |
Center for International Forestry Research
2020
|
| Materias: | |
| Acceso en línea: | https://hdl.handle.net/10568/112095 |
Ejemplares similares: Tengkawang sebagai ‘Perekat’ Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu: Pengalaman di DAS Labian-Leboyan
- Illipe nut as the ‘glue’ for integrated watershed management: Experiences from the Labian-Leboyan watershed
- Dampak izin pemungutan dan pemanfaatan kayu (IPPK) pada desa-desa di daerah aliran sungai Malinau
- Pentingnya sumberdaya alam bagi masyarakat lokal di daerah aliran sungai Mamberamo, Papua, dan implikasinya bagi konservasi
- Pemetaan desa partisipatif dan penyelesaian konflik batas: studi kasus di desa-desa daerah aliran sungai Malinau, January s/d Juli 2000
- Pengolahan Minyak dari Buah Tengkawang: Kabupaten Kapuas Hulu, Propinsi Kalimantan Barat
- Forum Multipihak Program Investasi Pengelolaan Sumber Daya Air Citarum Secara Terpadu: Jawa Barat, Indonesia