Ejemplares similares: Rehabilitasi hutan di Indonesia: akan kemanakah arahnya setelah lebih dari tiga dasawarsa?
- Forest rehabilitation in Indonesia: where to after three decades?
- Apakah Setelah Desentralisasi Hutan Penelitian Lebih Bermanfaat Untuk Masyarakat Lokal?
- Apa yang terjadi setelah pembayaran konservasi berhenti? Sejumlah temuan kunci dari REDD+ di Brasil
- Pembagian peran gender dan dampak kegiatan rehabilitasi: penelitian aspek gender dan tipologi masyarakat dalam kegiatan rehabilitasi hutan di PHBM Sukabumi
- Not Always More Trees Means More Water
- Apakah hutan akan tetap dihadapkan pada ekspansi kelapa sawit?: Sebuah model simulasi untuk Malinau, Indonesia
Autor: Nawir, A.A.
- Thinking about REDD+ benefit sharing mechanism (BSM): Lessons from community forestry (CF) in Nepal and Indonesia
- Program kemitraan hutan tanaman (outgrower scheme) dalam pembangunan HTI
- Jalan pengabdian baru: Penguatan layanan kepada masyarakat
- Turning straw into gold: specialization among damar agroforest farmers in pesisir, Sumatra
- Kelola Hutan di Rezim Semi Sentralisasi: Tinjauan kritis dampak UU 23 Tahun 2014 pada beberapa rezim pengelolaan hutan berbasis masyarakat
- Ensuring corporate-smallholder partnerships benefit all players and the environment
Autor: Murniati
- The importance of forest and landscape resource for community around gunung Lumut protected forest, East Kalimantan
- Forest rehabilitation in Indonesia: where to after three decades?
- Gunung Lumut biodiversity assessment socio-economic study: how important forest and landscape resource for community living in and around Gunung Lumut protection forest? Final report to TROPENBOS
- Rehabilitasi hutan di Indonesia: akan kemanakah arahnya setelah lebih dari tiga dasawarsa?
- Forest resources utilization value of the communities living in and around Gunung Lumut protection forest, East Kalimantan
- Local participation, livelihood needs, and institutional arrangements: three keys to sustainable rehabilitation of degraded tropical forest lands