Similar Items: Pentingnya sumberdaya alam bagi masyarakat lokal di daerah aliran sungai Mamberamo, Papua, dan implikasinya bagi konservasi
- Perubahan penggunaan lahan, rencana tata ruang wilayah dan implikasinya bagi pelaksanaan inisiatif REDD+ di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah
- Tengkawang sebagai ‘Perekat’ Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu: Pengalaman di DAS Labian-Leboyan
- Dampak izin pemungutan dan pemanfaatan kayu (IPPK) pada desa-desa di daerah aliran sungai Malinau
- Kemitraan Lintas Sektor untuk SVLK bagi Perajin Mebel dan Kerajinan
- Akses pasar ekspor bagi industri mebel: Pelajaran dari Jepara dan Pasuruan
- Mengapa kawasan hutan penting bagi penanggulangan kemiskinan di Indonesia?
Author: Boissiere, M.
- Local perceptions of climate variability and change in tropical forests of Papua, Indonesia
- Development of a village-level livelihood monitoring tool: a case-study in Viengkham District, Lao PDR
- Biodiversity in a Batak village of Palawan (Philippines): a multidisciplinary assessment of local perceptions and priorities
- Guidelines on sustainable forest management in drylands of Ethiopia
- Guidelines on sustainable forest management in drylands of Ethiopia [Amharic]
- Participating in REDD+ Measurement, Reporting, and Verification (PMRV): Opportunities for Local People?
Author: Heist, M. van
- Negotiating more than boundaries: conflict, power, and agreement building in the demarcation of village borders in Malinau
- Prioritas lokal dan keanekaragaman hayati dalam lansekap hutan: apa yang penting menurut masyarakat?
- CABI Encyclopedia of Forest Trees
- Local priorities and biodiversity
- Water, woodlands, livelihoods and institutions Romwe and Mutangi in Southern Zimbabwe: data archive 2002
- Dynamics of forest cover conversion in and around Bwindi impenetrable forest, Southwestern Uganda